U v O

Dunia ini LUAS tapi SEMPIT

Minggu, 25 Oktober 2009

ALICE - GAC




Cewek yang satu ini bisa dibilang hobby banget NARSEEESSS. Gimana enggak coba? Di mana pun tempatnya, asal ada kamera pasti bakal jeprat-jepret dan gak bakal berhenti kalau belum batrainya habis atau memori penuh. Tapi, mungkin juga makan soalnya kalau dompetnya lagi tebel, dia gak bakal berhenti buat memasukkan segala macam makanan ke mulutnya. Tapi, meski narsisnya sampai 7 turunan, terkadang cewek babyface ini bisa dewasa.

Diantara semua personil GAC, gadis kelahiran 28 juli 1992 ini yang sudah memiliki pekerjaan tetap di usia beliannya. Berkat kepandaiannya dalan berceloteh, gadis bertubuh tinggi ini berhasil menjadi penyiar di salah satu radio Kota Tahu.

Satu hal, biar lebih gampang menditeksi gadis ini, tinggal lihat FITROP aja, gak beda jauh tingkahnya dari seleb yang satu itu,hehehe.

Label:

Rabu, 21 Oktober 2009

Mai Clazt




Axel menggila, itu coment teman-teman terhadap kelas yang satu ini. jika anak axel selalu didiscripsikan dengan anak yang serius dan pintar, kelas yang satu ini sangat jauh dari discripsi itu. Kelas ini lebih layak disebut kelasnya anak-anak konyol, rame, narshos mania dan suka aneh-aneh. Aneh ya rasanya?

Tapi, siswa-siswinya juga tahu waktu. konyol-konyolannya pada saat-saat tertentu. Di saat pelajaran, hening. Tapi, bukan tidur. Cuma bingung mau tanya apa, soalnya banyak banget yang pengen ditanyain, ( aku aja kali yang gitu, hihihi, jujur sangat ya aku ini).

Sayangnya, kalasku tercinta susah benget kompaknya. Terlalu banyak perbedaan pendapat. Di saat-saat tertentu saja kelas ini bisa kompak. Oh, Allah, Help mai class!! Semoga di saat-saat terahir ini kami bisa kompak.

Label:

what is the meaning of.....

Apalah arti kata aku sayang kamu, jika sayang itu membunuh orang yang kita sayang. Bila saat kita sayang saja kita sudah mampu membunuhnya, apalagi jika saat kita sudah tak menyayanginya. Tapi, coba bayangkan jika orang yang kita sayangi dan teramat menyayangi kita itu detik ini meninggalkan kita, meninggalkan dunia untuk selama-lamanya. Apa yang akan kamu lakukan. Menyesal? Apapun yang kita lakukan sudah tak berarti. Menangis? Berteriak? Meronta? Percuma Dia tak akan pernah kembali. Bahkan hanya untuk mencium keningmu tanpa berucap atau untuk sekali lagi berkata Aku Mencintaimu.

Label:

Aku Depresi

Entah apa yang terjadi padaku. Aku bingung, ada kemajuan dalam belajarku ada peningkatan dengan nilaiku meski tetap buruk, hehehehe. Tapi, entah kenapa aku merasakan aku kehilangan sesuatu. Atau mungkin terbebani sesuatu. Apa karena gempuran ulangan harian akhir-akhir ini? Oh, kurasa bukan. Apa karena keluargaku yang makin memanas? Mungkin. Tapi, lebih tepatnya masalah hatiku.

Aku tak tahu kenapa, tapi firasatku- jauh sebelum satu hal yang aku alami ini terjadi- benar. Apa aku Indigo?hahaha, kurasa tidak. Ya, ini cukup membuatku terpuruk. Melipat tubuhku di pojok ruangan atau belajar tapi tiba-tiba air mata itu mengalir (OMG, cengengnya aku). Mungkin, karena ini aku bisa masuk tempat rehab atau mungkin yang lebih buruk dari itu.

Mmmm, apa yang tejadi padaku mungkin bukan sesuatu yang asing. Seseorang yang selama ini kuanggap sangat sepesial menyukai sahabatku. Ih,Waw! Huft, memang si Love bukan sesuatu yang bisa kita ciptakan dan jika kita berikan pada yang kita cintai lalu seseorang itu bisa mencintai kita sedalam kita mencintainya.

Tak bisa ku pungkiri aku lemah karena rasa ini. Hingga aku minta maaf atas sikapku dan meminta berbaikan. Awalnya memang manis, tapi hanya bertahan satu hari setelah itu kembali seperti semula, JUTEK!! Terkadang aku menyesal, tapi buat apa aku sesali? Dia pun sering berkata, “Buat apa disesali? Dijalani aja lebih asyik.” Sekarang aku terapkan kata-katanya itu. Aku berusaha berpikir yang menyenangkan. Dan bila aku teringat dia aku akan menuliskan perasaanku di kertas atau dinding kamarku, hehehe. Meski begitu, aku tetap tak bisa membuangnya dari pikiranku. Yah, itulah yang membuat aku depresi. Mau ulangan, pengen belajar konsen eh keinget makhluk itu! Hancur dah!

Tapi bersyukur. Aku bersyukur. Saat semesteran akan dimuali, seseorang hadir dengan miracle dan membuatku merasa lebih baik. Semangatku kembali muncul di permukaan. Dan kini setelah semesteran berlalu. Masalah baru muncul. Hwaaaa aku depresi mikir masalah yang terus putus nyambung - putus nyambung!!

Label:

Kegagalan

Banyak orang di dunia ini yang tak mau mengalami kegagalan. Kegagalan seakan menjadi sebuah kata yang bisa membuat orang depresi saat menghadapinya. Apalagi, kalau kegagalan itu terjadi di event yang sangat penting.

Setiap orang punya cara yang berbeda dalam menghadapi kegagalan dan berpikir tentang kegagalan itu sendiri. Ada yang berpikir positiv dan kembali berusaha dengan tangannya sendiri. Ada yang berpikir negativ, tak mau berusaha dan cenderung melakukan hal-hal yang buruk. Dan ada pula yang tak mau berpikir dan mengibarkan bendera putih.

Dalam sebuah kegagalan sebenarnya dibutuhkan pemikiran yang profesional. Menyerah bukanlah kunci terbaik untuk menyelesaikan atau terlepas dari kegagalan. Apalagi berpikir negativ.Ingat Thomas Sang Penemu lampu neon? Berapa kali dia gagal? 1000. Bukan angka yang sedikit untuk percobaan. Tapi, dia berusaha terus berusaha hingga lampu itu sekarang bisa menerangi rumahkita di malamhari.

Pernah gak kalian berpikir bahwa kehidupan kita akan terasa lebih nyata bila kita mengalami kegagalan terlebih dahulu? Dengan adanya kegagalan kita akan selalu berusaha mencapai apa yang kita inginkan, kita dapat lebih dekat dengan Sang Khaliq, dan bersyukur saat yang kita inginkan terwujud dengan usaha kita. Ternyata perintah berusaha itu menguntungkan ya? Meski, sebenarnya kegagalan juga tidak perlu terjadi. Hanya perlu adanya iringan doa dan sikap hati-hati.

Selain itu, banyak hal yang tersembunyi dalam kegagalan. Seperti sebuah peringatan. Peringatan akan kelalaian kita. Lebih tepatnya, perintah untuk Introspeksi terhadap diri kita sendiri. Dan masih banyak lagi. Intinya yang kita butuhkan adalah pemikiran positiv saat kita mengalami kegagalan.

Label: